Ngabuburit ke Keraton Kesepuhan Cirebon

Ridwan Menulis - Liburan Jalan-jalan ke Keraton Kesepuhan Cirebon (12/7/14), Banyak tujuan wisata untuk mengisi waktu sore hari sambil menunggu buka puasa sebanarnya menarik hanya saja kurang di tingkatkan dalam segi promosi. Sore hari menjelang buka puasa, Komunitas Blogger Cirebon mulai berfikir mau kemana, Mall, Pelabuhan ? Mendadak terkilas untuk ngabuburit ke Keraton Kesepuhan Cirebon.

Untungnya saat sore tadi jalanan Cirebon dari rumahku menuju ke Keraton Kesepuhan Cirebon relatif lancar walaupun jalanan di Cirebon menuju ke Keraton Kesepuhan Cirebon ramai setelah sampai di Keraton Kesepuhan Cirebon saya bertemu dengan teman-teman Blogger Cirebon untuk ngabuburit di Keraton Kesepuhan Cirebon

Tepat pukul 16.00 setelah saya dan teman-teman Bloggger Cirebon berkumpul di depan Keraton Kesepuhan Cirebon dan semua di nyatakan komplit akhirnya kita masuk ke halaman Keraton Kesepuhan Cirebon dan melihat begitu indah dan nyaman di lingkungan Keraton Kesepuhan Cirebon

Keraton Kesepuhan Cirebon ini merupakan paduan budaya Islam, Hindu, Sunda - Jawa, Tiongkok maupun Eropa. Bila kita masuk dari loket utama akan dikenakan tiket masuk sekitar Rp. 8000/dewasa tapi karena saya beserta teman-teman yang lain yang ikut rombongan dalam acara Ngabuburit tidak dikenakan tiket karena kita merupakan tamu yang di undang oleh Sultan Kesepuhan dalam saat kita kunjungan ngabuburit kesana.



Saat saya bersama teman - teman Komunitas Blogger Cirebon saat ngabuburit ke Keraton Kesepuhan Cirebon melihat berbagai benda-benda bersejarah di salah satu ruangan setelah di ruangan itu selesai tiba-tiba kami di hampir oleh seseorang yang mengaku bernama Boy dia menawarkan perlu turged/penjelasan ga tentang benda-benda bersejarah? Sontak saya bersama teman-teman mengatakan iya setelah itu kami diajak jalan-jalan sekitar Keraton Kesepuhan Cirebon jalan demi jalan kami di jelaskan satu persatu tentang sejarahnya suatu benda bersejarah yang ada di Keraton Kesepuhan Cirebon.

Setelah saya bersama teman - teman selesai menggelilingi Keraton Kesepuhan Cirebon tak kerasa Waktu menandakan pukul 17.00 dan kita langsung bergegas untuk bersiap-siap dalam pertemuan bersama Sultan PRA. Arief Natadiningrat XIV untuk berdiskusi secara tertutup sekitar setengah jam berlalu kita diskusi tentang tempat wisata di Cirebon maupun mengenai naskah kuno yang dimiliki oleh Keraton Kesepuhan Cirebon dan mengenai laut di Cirebon yang menurutnya laut tersebut harus secepatnya dilakukan pengerukan oleh Pemerintah Kota Cirebon karena lautnya sekarang kesulitan ketika ada turis asing untuk berhenti di Pelabuhan Cirebon laut seharusnya 7 m ini hanya 3 m jadi harus secepatnya dilakukan pengkerukan oleh Pemerintah Kota Cirebon.

Tidak ada komentar