Mengisi Liburan Sekolah Anak Secara Positif

Ridwan Menulis - Mengisi Liburan Sekolah Anak Secara Positif, pada umumnya masa liburan sekolah merupakan yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Karena dengan adanya liburan sekolah, anak bisa mengerjakan kegiatan - kegiatan yang menyenangkannya dan terbebas dari tugas - tugas sekolah yang rutin mereka lakukan.

Oleh karena itulah, adanya momen liburan sekolah anak menjadi sangat penting. Namun bagi sebagaian orangtua, adanya liburan sekolah anak, kadang-kadang justru menimbulkan masalah atau kesulitan bagi mereka. Kesulitan dalam mencari aktivitas liburan yang bermanfaat bagi anak untuk mengisi liburan tersebut. Kesulitan dalam mencari aktivitas liburan yang bermanfaat bagi anak, kesulitan menyesuaikan waktu cuti orangtua dengan waktu saat libur anak, merupakan beberapa contoh kesulitan yang bisa dialami orangtua dalam mengadapi liburan sekolah anaknya.

Untuk mengatasi kesulitan mencari aktivitas liburan yang bermanfaat bagi anak, diperlukan wawasan pengetahuan orangtua dan anak dalam mengisi liburan agar momen liburan yang ada, dapat dipergunakan secara efektif. Kurangnya wawasan pengetahuan mengenai berbagai alternatif kegiatan liburan yang bermanfaat, dapat membuat anak kehilangan fungsi utama dari adanya liburan dan bukan tidak mungkin bahkan dengan adanya liburan dan bukan tidak mungkin bahkan dengan adanya liburan, justru menimbulkan rasa jenuh dan menurunkan. Misalnya membuat anak menjadi terbiasa bermalas-malasan, menonton televisi sepanjang hari, dsb.

Berikut ini ada beberapa contoh kegiatan yang bermanfaat untuk mengisi liburan anak, yang diharapkan dapat memberikan wawasan pengetahuan orangtua dan anak dalam menentukan alternatif kegiatan liburan.

1. Kegiatan yang dapat menunjang kreativitas dan imajinasi anak. Misalnya membuat berbagai bentuk lilin
    atau tanah liat, lukis, menggambar lukis, menggarang pusi, dsb
2. Kegiatan yang menunjang kegiatan pribadi, seperi memupuk tanggung jawab dan kemandirian anak.
    Misalnya dengan mengikutkan dalam acara-acara outbound, kemping bersama teman-teman sekolah, dsb
3. Kegiatan yang menambah wawasan pengetahuan anak. Misalnya mengajak anak ke tempat museum,
    candi, toko buku, berkunjung kepedesaan, berbelanja ke pasar tradisional, dsb.

Dari 3 contoh kegiatan diatas, anak bisa memilih alternatif kegiatan atau mencari alternatif kegiatan lain untuk dilakukan selama liburan. Agar alternatif kegiatan yang di pilih menjadi efektif dalam mengisi liburan anak, berikut ini ada tips yang bisa dijadikan pedoman :

1. Kegiatan liburan yang dipilih harus dapat bermanfaat bagi perkembangan fisik dan mental anak.
2. Kegiaatan liburan yang hendaknya merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi anak atau sesuatu yang
    sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya sehingga anak melakukannya dengan suka hati atau tidak
    ada keterpaksaan.

Tidak ada komentar