Kenapa Harus Investasi Saham? Ini Penjelasannya.

Kenapa Harus Investasi Saham ? Banyak generasi muda yang belum mengetahui tentang Investasi Saham. Saat ini blog ridwanmenulis.com akan membahas mengenai "Investasi Saham" sehingga diharapkan kedepan mampu memecahkan persoalan ekonomi di masa yang akan mendatang.

Pertama saya mengetahui Investasi Saham langsung mencari tahu Perusahan Sekuritas yang sedang berkembang hingga saat ini. Ketika saat itu saya mencoba Investasi Saham bersama PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (Perseroan) adalah Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Efek Indonesia. PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT. Trimegah Asset Management telah memiliki izin usaha, terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Saham yang awal saya beli ada saham dari PT. Smartfren Telecom Tbk (FREN), Bank BRI (BBRI), PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT. Summarecon Agung Tbk (SMRA). Dan kalian sudah tahu pastinya kalau Investasi Saham hitungannya per Lot (100 lembar), jadi mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1jt. Bagi seorang pengangguran seperti saya ini terbilang lumayan besar. Tapi harus saya lakukan hal itu untuk masa depan yang lebih baik.

Di kondisi saat ini "Investasi Saham" sangat diminati masyarakat khususnya generasi muda yang ingin sukses dan berhasil memperbaiki ekonominya menjadi lebih baik untuk kedepannya. Keadaan Indonesia dengan adanya Virus Covid19 memberikan dampak yang sangat buruk terhadap hal mulai dari ekonomi, transportasi dan lainnya. Sehingga banyak masyarakat yang melakukan kerja, sekolah, ibadah dan lainnya dilakukan dirumah bahkan angka PHK di Indonesia dengan adanya Covid19 ini sangat meningkat tinggi.

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Membeli saham berarti menjadi bagian dari pemilik perusahaan dimaksud.

Memiliki saham sebuah perusahaan maka memiliki hak klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan.

Di pasar saham Indonesia, sesuai kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi jual dan beli saham dilakukan dalam satuan lot. Satu lot berisi 100 saham.

10 komentar:

  1. Saya ga terlalu paham soal saham. Saya baca lagi ya, macam2nya ini

    BalasHapus
  2. Boleh juga nih kak, sekarang ini mulai lebih aware soal investasi saham. Sayangnya aku belum begitu paham hehe... Kudu terus belajar ini hehe

    BalasHapus
  3. Berarti gak bs sembarangan pilih perusahaan Klo beli saham ya mas? Harus jeli melihat perusahan yang sedang naik

    BalasHapus
  4. Ada pelatihan gak sih yang ginian, Kak? Kadang ingin tahu lebih lanjut tapi gak reti harus ke mana. Agak-agak tergiur juga gitu. Keren ya kalau kita dibilang punya saham gitu

    BalasHapus
  5. Sebetulnya, alih-alih beli $FREN, mending beli $TLKM sih, Mas. Soalnya profit $TLKM itu hampir selalu positif, dan kecepatan peningkatan harga jual sahamnya juga lebih cepat daripada $FREN. Saya sendiri biasa beli $TLKM dahulu, sebelum bearish akibat Corona.

    BalasHapus
  6. Memarik juga ya, apalagi jika saham yang kita miliki adalah perusahaan bonafid. Kemungkinan untungnya besar.

    BalasHapus
  7. Menarik mas, cuma klo mw coba inves saham memang harus belajar dulu ya...
    Biar paham, jadi nggak salah langkah

    BalasHapus
  8. betuuuull di masa covid gini waktu yang pas buat beli saham karena harganya turun. dan pilih saham di perusahaan yang udah stunning selama puluhan tahun. at least kalaupun sekarang mereka jatoh, mashi bisa bangkit lagi. huhuhuuu aku pengen beli saham tapi akun aku lupa nih. udah tanya ke CS, masih belum ada jawaban

    BalasHapus
  9. Oh per lot sekitar sejuta ya mas? Baru tau aku, kupikir bisa mencapai puluhan juta per lotnya makanya masih setia invest logam mulia aja

    BalasHapus
  10. yaaa ampuuun aku bener-bener masih buta tentang saham :((
    memang akunya yang kurang tertarik atau gimana
    tapi makin kesini makin penasaran. harus banyak belajar kayanya ya

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.