Pengertian Paguyuban

Ridwan Menulis - Pengertian Paguyuban - Kelompok sosial yang tergolong dalam tipe paguyuban adalah keluarga, kekerabatan, rukun tetangga, dan teman sepermainan. Setiap anggota diikat oleh hubungan batik yang murni, alamiah, kekal, serta didasari oleh rasa cinta dan kesatuan batin.

Ibarat tubuh manusia, setiap bagian (organ) saling berhubungan secara erat dan masing-masing menjalankan fungsinya. Oleh karena itu, dalam paguyuban terjadi hubungan yang bersifat organis di antara para anggotanya. Setiap anggota dalam paguyuban dapat diibaratkan sebagai organ-organ dalam sebuah organisme.

Hubungan antaranggota kelompok sosial yang bersifat paguyuban ditandai oleh tiga ciri utama, yaitu intim, privat, dan eksklusif. Intim adalah hubungan yang sangat dekat, akrab, dan mesra. Hubungan privat bersifat pribadi atau khusus untuk beberapa orang saja. Adapun hubungan eksklusif hanya melibatkan pihak pertama dan kedua, dan tidak melibatkan pihak ketiga.

Anggota kelompok sosial yang berupa paguyuban memiliki kemauan bersama, sikap saling pengertian, dan terdapat kaidah-kaidah interaksi. Kebersamaan itu membuat hubungan antaranggota bersifat menyeluruh sekaligus melibatkan semua aspek kehidupan.

Paguyuban terdiri atas tiga macam, yaitu paguyuban karena ikatan darah, paguyuban karena tempat tinggal, dan paguyuban karena kesamaan pikiran. Paguyuban karena ikatan darah adalah ikatan kelompok sosial berdasarkan keturunan atau darah, contohnya adalah keluarga dan kelompok kekerabatan.

Paguyuban karena tempat tinggal adalah kelompok sosial yang beranggotakan orang-orang yang saling berdekatan tempat tinggalnya. Mereka dapat saling menolong dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai hal, walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda, contohnya adalah Rukun Tetangga, Rukun Warga, dan Kelompok Dasa Wisma.

Tidak ada komentar