Gunakan Lapor.go.id Untuk Mengawal Pembangunan di Daerah.

Saat ini perkembangan di Indonesia semakin hari semakin maju itu terbukti dengan berbagai pembangunan yang terus dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah demi memajukan perkembangan ekonominya.

Pastinya setiap daerah menginginkan ekonomi maju bahkan tidak hanya itu pembangunan pun menjadikan sebuah faktor utama pemerintah dalam meningkatkan kemajuan tetapi hal itu juga harus dilakukan pemantauan dalam mengawal sebuah pembangunan yang ada di daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Pusat membuat sebuah website beralamat www.lapor.go.id untuk mengawasi berbagai pembangunan, anggaran, layanan, dan berbagai hal lainnya yang masyarakat bisa gunakan untuk melaporkan mengenai pembangunan atau hal lainnya yang ada di daerah dikira masih kurang baik.

LAPOR! ( Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat ) adalah sebuah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang mudah diakses dan terpadu dengan 81 Kementerian/Lembaga, 5 Pemerintah Daerah, serta 44 BUMN di Indonesia. LAPOR! dikembangkan oleh Kantor Staff Presiden dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik.

LAPOR! diiinisiasikan oleh Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP) dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus interaksinya dengan pemerintah dalam rangka pengawasan program pembangunan dan pelayanan publik. Bagaimana menggunakan alur layanan dari website www.lapor.go.id sebagai berikut.

Masyarakat sangat mudah membuat LAPOR! melalui berbagai media termasuk situs https://lapor.go.id, SMS 1708 dan juga aplikasi mobile. Laporan masyarakat selanjutnya akan diverifikasi terlebih dahulu oleh administrator LAPOR! untuk kejelasan dan kelengkapan, dan selanjutnya akan diteruskan ke instansi K/L/D terkait paling lambat 3 hari kerja setelah pelaporan dilakukan.

Bahkan layanan ini bisa sangat mudah digunakan oleh masyarakat yang ada di daerah terutama Kota Cirebon dalam mengawasi kinerja pemerintah daerah yang sedang dilakukan mulai dari pembangunan, layanan, transportasi dan berbagai hal lainnya. Apa lagi saat ini Kota Cirebon masuk dalam Seleksi Assesment Gerakan Menuju 100 Smart City. Dalam surat tersebut, Kota Cirebon menjadi salah satu dari 25 Kota/Kabupaten yang lulus seleksi menjadi peserta Gerakan Menuju 100 Smart City.

Konsep yang dijalankan Pemkot Cirebon mengenai Smart City terdiri dari CIREBON JEH (Jaringan Edukasi Hukum), CIREBON LENGKO (Layanan Elektronik Kesehatan Online), CIREBON TANGI (Tangani Apapun secara Integrasi dan Sinergi) yang terdiri dari implementasi aplikasi LAPOR (Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat), layanan 112 kedaruratan yang terintegrasi dengan pemadam kebakaran, kepolisian dan kedaruratan kesehatan 119, serta integrasi dan interkoneksi antar program/aplikasi.

Program lainnya adalah CIREBON AJA KLALEN, CIREBON SEDULUR (Sistem Elektronik Pelayanan Digital Kelurahan), dan CIREBON SEGA JAMBLANG (Sistem Elektronik Kepegawaian dan Evaluasi Kinerja Secara Gamblang) seperti Simpeg, E-Lakip, Tepra dan lainnya. Selanjutnya program PORTAL SATIN CIREBON PASTI WERU, yakni penyajian informasi Kota Cirebon dalam satu portal, Program WADUL BAE (Warga Peduli Bocah Lan Emboke), Program IMM Kota Cirebon (Intelegent Media Management / Pengelolaan Media secara Pintar) dan berbagai program pendukung lainnya.

Dengan melihat berbagai program yang sudah disiapkan oleh Pemkot Cirebon tentunya hal tersebut masyarakat perlu turut serta mengawasi mengenai pembangunan infrastruktur untuk menunjang kearah Smart City apabila hal tersebut dikira tidak sesuai masyarakat memiliki peran aktif melaporkan mengenai pembangunan melalui berbagai hal lainnya salah satunya bisa menggunakan website https://www.lapor.go.id

Tidak ada komentar